Tampilkan postingan dengan label Pemakaian Tanda Titik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemakaian Tanda Titik. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 November 2012

Pemakaian Tanda Titik


  1. Tanda titik dipakai pada akhir kalimat yang bukan pertanyaan atau seruan.
Misalnya:
Ayahku tinggal di Solo.
Biarlah mereka duduk di sana.
Dia menanyakan siapa yang akan datang.
  1. Tanda titik dipakai di belakang angka atau huruf dalam suatu bagan, ikhtisar, atau daftar.
Misalnya:
    1. III.  Departemen Dalam Negeri
A.  Direktorat Jenderal Pembangunan Masyarakat Desa
B.   Direktorat Jenderal Agraria
1.  ...
    1. 1.   Patokan Umum
1.1    Isi Karangan
1.2    Ilustrasi
1.2.1      Gambar Tangan
1.2.2      Tabel
1.2.3      Grafik
Catatan:
Tanda titik tidak dipakai di belakang angka atau huruf dalam suatu bagan atau ikhtisar jika angka atau huruf itu merupakan yang terakhir dalam deretan angka atau huruf.
  1. Tanda titik dipakai untuk memisahkan angka jam, menit, dan detik yang menunjukan waktu.
Misalnya:
pukul 1.35.20 (pukul 1 lewat 35 menit 20 detik)
  1. Tanda titik dipakai untuk memisahkan angka jam, menit, dan detik yang menunjukan jangka waktu.
Misalnya:
1.35.20 jam ( 1 jam, 35 menit, 20 detik)
0.20.30 jam (20 menit, 30 detik)
0.0.30 jam (30 detik)        
  1. Tanda titik dipakai di antara nama penulis, judul tulisan yang tidak berakhir dengan tanda tanya dan tanda seru, dan tempat terbit dalam daftar pustaka.